Perjalanan Memilih Hosting Terbaik #WaktunyaMoveOnSob

 

Apakah kamu hobi nulis, suka share pengalaman dan ilmu, atau sering curhat di dunia maya khususnya di blog ?

Kalau iya, berarti kita sama…

Ya, memang sejak dulu saya hobi banget menulis, entah di blog maupun di forum-forum lain seperti kaskus.

Namun, saat itu saya hanya menggunakan platform gratisan yang sudah tak asing lagi di telinga yaitu “Blogger” yang secara langsung dimiliki oleh Google.

Setelah baca-baca artikel di blog lain, ternyata platform gratisan ini selain memiliki keunggulan yaitu “Gratis”, juga memiliki banyak kekurangan dan salah satu yang sulit saya terima adalah “Kita sebagai pemilik blog tidak punya kendali penuh”

Apa? Gimana tuh maksudnya?

Maksudnya meskipun kamu yang membuat blog itu dan mengembangkannya katakanlah hingga sukses dan punya banyak vistor tiap harinya, namun kamu harus tetap mematuhi peraturan dan persyaratan yang sudah ditentukan oleh pemilik platform itu.

Dan kamu juga harus siap jika sewaktu-waktu blogmu dihapus.

Apa? Dihapus?

Iya kamu gak salah baca kok, blog kamu bakal dihapus kalau kalian melanggar peraturan mereka baik sengaja maupun tidak disengaja. Gak kebayang kan, sudah susah payah ngeblog tapi ujung-ujungnya dihapus hanya karena tidak sengaja melanggar salah satu kebijakan mereka.

Awal tahun 2017 kemarin adalah tahun dimana saya membeli paket hosting untuk pertama kalinya, saya mencoba move on dari blog gratisan ke blog self-hosting. Salah satu alasan saya beralih ke self-hosting adalah kendali penuh terhadap blog yang saya buat.

Selain itu saya juga ingin membuat blog yang lebih kelihatan profesional – walaupun saya sendiri masih blogger amatiran sih – dengan blog yang self-hosting dan nama domain berakhiran “.com”

Pada saat itu tolok ukur saya dalam mencari penyedia hosting yang pertama adalah harga dan yang kedua adalah fasilitas dan fitur yang diberkan. Tapi sebagai mahasiswa kost-kost an, Hosting Murah adalah pertimbangan utama, hehehe..

Setelah browsing dan bandingin sana-sini, akhirnya ketemulah satu penyedia hosting yang bisa dibilang murah dengan banyak fitur yang diberikan – saya tidak sebut nama karena saya harus Move On dari dia :’) .

Kala itu juga ada promo diskon sekitar 50%, wah tanpa pikir panjang saya langsung beli deh. (dasar diskon mania :D)

Namun sepanjang tahun 2017 beberapa kali saat saya mau nulis tiba-tiba servernya down, yah meski gak terlalu sering tapi pas lagi semangat-semangatnya nulis, blog gak bisa dibuka kan bikin males, ya kan?

Akhirnya setelah saya baca-baca, ternyata penyebabnya adalah hosting yang saya pakai adalah shared hosting tradisional.

Apa itu?

Shared hosting tradisional adalah sebuah server resource yang digunakan oleh banyak pengguna. Kelemahannya disini adalah, misal dari sebuah server di dalamnya ada 100 website, kemudian 90 website traffic-nya sedikit, lalu 10 diantaranya punya traffic sangat tinggi yang akan memakan CPU dan RAM yang juga tinggi.

Ilustrasi Shared Hosting (image via: minutesguide.com)

Akibatnya pembagian yang tidak adil ini membuat sebagian website dengan traffic sedikit tadi muncul pesan error di layarnya saat diakses seperti “Connection Timeout”, “Too Many Connections”, “Cannot connect to website”, dan lainnya. (Correct Me If I’m Wrong)

Selain shared hosting tradisional, kini di Indonesia juga mulai banyak yang menawarkan teknologi hosting baru yaitu Cloud Hosting.

Ilustrasi Cloud Hosting (Image via: www.cloudoye.co.uk)

Cloud Hosting atau biasa disebut juga dengan Cloud Server memungkinkan adanya beberapa server yang bisa dijadikan satu dan memiliki fungsi penyimpanan/disk virtual dan beberapa server lain dijadikan satu dan berfungsi sebagai CPU virtual.

Kelebihannya disini adalah, Cloud Hosting tidak bergantung pada satu server saja, sehingga jika ada salah satu server yang error atau overload tidak akan berpengaruh pada server lain dan dengan cepat akan diambil alih oleh server lain, oleh karena itu tingkat kegagalan akses ke website kita menjadi lebih minim jika menggunakan Cloud Hosting.

Tak terasa tahun 2017 sudah berakhir, dan artinya hosting lama saya tinggal beberapa minggu lagi juga akan segera berakhir. Di sinilah saya mulai bingung, apakah saya harus perpanjang hosting tersebut – yang ternyata harganya malah naik melambung tinggi – atau move on ke penyedia hosting lain terutama yang berbasis Cloud Hosting.

Dengan pengetahuan yang seadanya ini dan hasrat ingin mendapatkan hosting yang lebih baik dari sebelumnya, saya akhirnya memutuskan untuk memilih Cloud Hosting dari Jagoan Hosting. Rencananya saya akan hijrah ke sini membawa rombongan database dan tiga domain lain saya pada awal bulan Maret mendatang.

Kenapa saya memilih Jagoan Hosting ?

Karena Jagoan Hosting memenuhi semua kriteria hosting saya, yang pertama tentu saja harga yang terjangkau tapi berkualitas.

Kedua, saya membandingkannya dengan penyedia cloud hosting lainnya dan Jagoan Hosting memiliki fitur yang lebih lengkap ketimbang provider lainnya. Diantaranya adalah Unlimited Bandwith, Unlimited Add on Domain (jadi kamu bisa pakai satu hosting buat banyak website), Unlimited Sub Domain, Unlimited Email.

Apa benar semuanya Unlimited? Biasanya kan di penyedia hosting lain dibatesin?

Iyaps benar unlimited. Kredibilitas Jagoan Hosting yang langsung berada di bawah naungan PT. Beon Intermedia ini saya rasa tidak perlu diragukan lagi.

Inilah yang membuat saya tertarik move on ke Jagoan Hosting karena saya juga memiliki beberapa domain lain dan butuh satu hosting untuk dipakai banyak domain sekaligus. Selain itu ada anti-spam sama SSL Grade A yang dijamin bakal menambah keamanan website kamu.

Kalau kamu baru berencana membuat blog, toko online, atau website portofolio, kamu akan diberikan domain Gratis “.com” selamanya – maksudnya domain ini akan diberikan Gratis selama kamu berlangganan di Jagoan Hosting – dengan berlangganan hosting minimal 1 tahun di paket Superstar yang kalau tidak salah harganya cuma 25 ribu per bulan atau jika ditotal per tahun cuma 300 ribu. (Sangat cocok untuk penggemar gratisan seperti saya 😀 )

Tapi jika kamu ingin memilih domain lainnya seperti .net, .org, .id, .co.id atau top level domain lainnya, tenang ! soalnya di Jagoan Hosting juga menyediakan Domain Murah, jadi ibaratnya disini kayak paket komplit, Hosting Murah dan Domain Murah ada semua, dan meskipun harganya terbilang murah tapi tetap kualitasnya tak perlu diragukan lagi.

Itu semua adalah perjalanan saya dalam menemukan sang pujaan hati hosting, semua tulisan ini murni pengalaman saya dalam memilih hosting, bukan rekayasa atau cuma sekedar promosi atau karena ada kompetisi nulis.

Ibarat kata, sekali mendayung dua tiga pulau terlampaui, jadi sekaligus sharing pengalaman siapa tahu dapat juara di kompetisi nulis #WaktunyaMoveOnSob. 😀

Untuk review mengenai performa Cloud Hosting dari Jagoan Hosting mungkin akan saya tulis setelah beberapa bulan menggunakan Cloud Hosting ini.

Sekian dulu, Wassalam….

Hanya seorang yang suka menuangkan pikiran ke dalam sebuah tulisan. Belajarlah dari sekitarmu

4 comments On Perjalanan Memilih Hosting Terbaik #WaktunyaMoveOnSob

  • Menurut gue sih, 2018 itu gak zamannya lagi ngegalau atau nyaman dengan kebiasaan buruk kita. Ini saat yang tepat buat kita untuk meningkatkan level hidup kita, toh. Dan JagoanHosting bakal jadi teman sekaligus solusi terbaik untuk move on ke layanan hosting yang lebih baik. Bayangin, dengan hosting yang lebih baik, kita bakal bisa berkarya lebih kreatif lagi. JagoanHosting memang jagoan deh dalam urusan memotivasi dan memfasilitasi pelanggannya dengan pelayanan dan teknologi terbaru.

    Btw, gue udah baca tulisan lo diatas, dan itu keren banget. Semoga moveon bersama JagoanHosting-nya berhasil, karena ini #WaktunyaMoveOnSob. Dan semoga beruntung juga untuk lomba yang lo ikuti. Berharap aja hadiah-hadiah yang keren itu salah satunya mendarat didepan rumah kita dengan mulus. Hehehe. Amin

    Baca ulasan gue juga dong, BW-in balik ke bit.ly/UbahPerihJadiCerita. Terima kasih sebelumnya. Semoga beruntung semuanya!

  • Di wp saya, saya pakai idcloudhost lumayan oke sampai sekarang gan

Leave a reply:

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Site Footer